Selamat pagi. sudah lama sepertinya saya tidak mengepost-kan beberapa hal di blog saya.
Kali ini saya sudah merangkum beberapa informasi, yaitu:
Daftar Kereta Api yang di kelola Daerah Operasi II Bandung.
Selamat membaca......
Kereta api Komersial:
1. Argo Wilis (BANDUNG-SURABAYA GUBENG)
Trivia: Bisa dibilang ini adalah kereta api eksekutif kelas argo satu-satunya yang dimiliki DAOP II, dan menjadi satu-satunya kereta api argo yang beroperasi diluar jalur Jakarta.
Lokomotif penarik: CC 201 (jarang), CC 203 (sering), CC 206
2. Turangga (BANDUNG-SURABAYA GUBENG)
Trivia: Dulunya Turangga merupakan kelas campuran Eksekutif dan Bisnis seperti Mutiara Selatan. Sampai akhirnya Turangga mendapat rangkaian baru, dan akhirnya kelas bisnis dilimpahkan seluruhnya ke Mutiara Selatan. Rangkaian ini sempat mendapat rangkaian retrofit kaca pesawat seperti Gajayana, dan merupakan kereta eksekutif retrofit satu-satunya yang beroperasi diluar Jakarta, karena kereta ini berjalan pada malam hari, maka dilekatkan juga nama Ekspres Malam Turangga. Namun Turangga terkenal dengan Kereta Retrofitnya yang kurang nyaman dan kursi yang sangat keras, padahal kereta ini merupakan kereta malam, sudah seharusnya kereta ini memiliki fasilitas yang lengkap dan kenyamanan seperti yang dimiliki Gajayana.
Lokomotif penarik: CC 206 (sekarang), CC 203 dan CC 201 (sesekali), CC 204 (dulu)
3. Mutiara Selatan (BANDUNG-SURABAYA GUBENG)
Trivia: Mutiara Selatan awalnya memiliki kelas eksekutif seperti Mutiara Utara, dan Mutiara Timur. Namun semenjak Turangga mendapatkan rangkaian full eksekutif. Maka Mutiara Selatan pun mengubah rangkaiannya menjadi full Bisnis.
Lokomotif penarik: CC 203 (sering), CC 204 dan CC 206 (jarang)
4. Harina (BANDUNG-SEMARANG TAWANG-SURABAYA PASAR TURI) via Cikampek
Trivia: Awal mula pengoperasian kereta ini, hanya sampai stasiun Semarang Tawang saja, dan dulunya dikelola oleh DAOP IV SM, dan untuk rute Semarang-Surabaya dulu dilayani oleh kereta api Rajawali, namun dihentikan pengoperasiannya, mulai saat itu juga Harina memperpanjang relasinya sampai Surabaya, dan merupakan satu-satunya kereta api Bandung-Surabaya yang melewati jalur utara, dan berjalan pada malam hari. Dulu pernah ada rangkaian Harina Pagi untuk rute Bandung-Semarang, namun karena okupansinya yang rendah, maka Harina dan Harina pagi pun dilebur menjadi satu. Pernah dengar kereta api Mahesa? Mungkin sudah tidak asing lagi dengan kereta api ini relasinya sama dengan Harina, namun untuk rutenya, kereta ini bergerak ke arah timur Tasikmalaya, Kroya, Purwokerto, Prupuk, Tegal lalu Semarang. Ternyata respon penumpang Mahesa tidak begitu menggembirakan, untuk rute (Kroya-Prupuk-Tegal) ini terlalu jauh, sehingga menyebabkan turunnya okupansi Mahesa.
Untuk rangkaian, Harina membawa 1 Lokomotif, 1 Bagasi, 2 Bisnis, 1 Kereta Makan, 4 Eksekutif, 1 Generator.
atau 1 Lokomotif, 1 Bagasi, 1-2 Ekonomi, 2 Bisnis, 1 Kereta Makan, 4 Eksekutif, 1 Generator.
Walau terkadang Harina membawa kelas ekonomi, namun Harina tetap dicantumkan sebagai kelas Eksekutif dan Bisnis AC.
Lokomotif penarik: CC 206 (sekarang), CC 203 dan CC 201 (dulu)
5. Argo Parahyangan (BANDUNG-GAMBIR)
Trivia: Dulu kereta api ini adalah Argo Gede dan Parahyangan. semenjak Parahyangan ditutup, maka Argo Gede dan Parahyangan menggabungkan rangkaiannya menjadi Argo Parahyangan, dan beberapa kereta Bisnis Parahyangan dipakai untuk Malabar.
Rangkaian untuk Argo Parahyangan adalah:
Eksekutif full: 1 Bagasi atau Aling-aling Bisnis, 5-6 Eksekutif, 1 Kereta Makan, 1 Generator.
Eksekutif-Bisnis: 1 Bagasi atau Aling-aling Bisnis/Ekonomi, 2-3 Bisnis, 1 Kereta Makan, 3 Eksekutif, 1 Generator.
Eksekutif full Rangkaian Gajayana: 1 Generator, 7-8 Eksekutif, 1 Kereta Makan (jarang membawa bagasi).
Eksekutif full Rangkaian Turangga: 1 Generator, 6 Eksekutif, 1 Kereta Makan (juga jarang membawa bagasi).
Eksekutif-Bisnis Rangkaian Harina: 1 Generator, 4 Eksekutif, 1 Kereta Makan, 2 Bisnis, 1 Aling-aling Ekonomi.
Lokomotif penarik: CC 206
6. Malabar (BANDUNG-MALANG KOTABARU)
Trivia: Dioperasikan pertama kali pada 30 April 2010, karena meningkatnya animo masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Bandung ke Malang, maka dioperasikanlah kereta ini, dengan membawa 3 kelas, para penumpang bisa bebas memilih kelas sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Rangkaian untuk Malabar adalah:
1 Lokomotif, 2-3 Eksekutif, 1 Kereta Restorasi dengan Pembangkit, 2 Bisnis, 2 Ekonomi, dan 2 Bagasi ekspedisi.
Lokomotif penarik: CC 201 (pertama kali), CC 203 (???), CC 204 (2010-2013), CC 206 (2013-sekarang).
7. Pasundan (KIARACONDONG-SURABAYA GUBENG)
Mini-Trivia: Dioperasikan pertama kali dengan nama Badrasurya, dikelola oleh DAOP VIII SB.
Lokomotif penarik: CC 201, CC 203, CC 206 (sesekali)
8. Kutojaya Selatan (KIARACONDONG-KUTOARJO)
Mini-Trivia: Dioperasikan pertama kali pada tanggal 31 Mei 1977, bersamaan dengan pengoperasian Kutojaya Utara dan Sawunggalih Utama. Dikelola oleh DAOP V PWT.
Lokomotif penarik: CC 201 (sering), CC 203 (jarang), CC 206 (sesekali)
9. Kahuripan (KIARACONDONG-MADIUN-KEDIRI)
Mini-Trivia: Awal pengoperasiannya, Kahuripan berjalan dengan relasi Kediri-Bandung-Pasar Senen, kemudian Kediri-Bandung, lalu Kediri-Padalarang, dan akhirnya menjadi Kediri-Kiaracondong.
Nama Kahuripan mengacu pada dua hal: Kerajaan Kahuripan di Kediri, dan Istilah Sunda "Kahuripan"
Dikelola oleh DAOP VII MN.
Lokomotif penarik: CC 201 dan CC 203 (sering), CC 206 (????)
10. Lodaya (BANDUNG-YOGYAKARTA-SOLO BALAPAN)
Mini-Trivia: Pertama kali dioperasikan nama KA ini adalah Pajajaran atau Senja Mataram, relasinya pun masih Bandung-Yogyakarta. Setelah dilakukan peremajaan maka lahirlah Lodaya dengan perpanjangan relasi sampai Solo.
Dikelola oleh DAOP II BD dan DAOP VI YK.
Lokomotif penarik: CC 206, dulu mayoritas ditarik oleh CC 204 batch 2.
11. Ciremai Ekspres (BANDUNG-CIREBON)
Mini-Trivia: Dasar pengoperasian KA ini adalah dibutuhkannya transportasi Bandung-Cirebon, karena jalanan sudah sangat macet, awalnya ini bernama Papandayan, namun dibatalkan pengoperasiannya karena diprotes oleh pelaku transportasi lainnya yang melayani rute yang sama. Diluncurkan dengan kelas Eksekutif-Ekonomi, kini menjadi Eksekutif-Bisnis, beberapa kereta bisnis juga memakai bekas milik Fajar Utama Semarang.
Lokomotif penarik: CC 201, CC 206
Untuk kereta api tambahannya adalah:
Lodaya Fakultatif
Argo Parahyangan Fakultatif
Pasundan Lebaran
Kereta api Lokal:
KA Lokal Bandung Raya (PADALARANG-CICALENGKA)
KA Lokal Cibatu-Purwakarta
Rangkaian yang sudah tidak beroperasi:
Argo Gede
Parahyangan
Badrasurya
Galuh
Papandayan
Mahesa
Cianjuran
Harina Pagi
KA Patas AC dan Non-AC (dilebur dengan KRD Ekonomi)
KRD Ekonomi (menjadi KA Lokal Bandung Raya)
Baraya dan Rencang Geulis
Rencana beroperasi:
Kereta Api Siliwangi (KIARACONDONG-CIANJUR)
Mini-Trivia: Memakai rangkaian Kahuripan yang sedang istirahat di siang hari.
Lokomotif penarik: ????
Sekian mungkin itu dulu ya dapat saya sampaikan.
Terima kasih kepada para pembaca.
Apabila ada kekurangan/kesalahan dii tulisan saya, harap untuk memberikan koreksi.
Semoga artikel saya ini bermanfaat bagi anda semua.
Selamat beraktivitas.
All about Train|Semua tentang kereta api
Rabu, 06 Januari 2016
Rabu, 05 November 2014
Pengalaman paling mengesankan dalam hidup gue selama jadi railfans
Selamat malam all.........
Seneng rasanya gue bisa comeback lagi..........................
Kali ini gue bakal kasih pengalaman paling mengesankan dalam hidup gue.................
Itu adalah gambar selfie gue di stasiun Gedebage, Seneng bgt gue bisa selfie sama CC203 95 03, beberapa kali sempet gue liat langsiran gerbong kontainer, lokomotifnya bolak-balik kesana kemari.
Pagi ini gue sarapan di rel sambil nunggu kereta lewat buat gue rekam videonya, ini bener2 jadi pengalaman paling mengesankan bagi gue, karena biasanya gue nggak diijinin buat jalan2 jauh sampe ke Perbatasan kota, mengingat gedebage itu ujungnya kota Bandung, kalo ke timur udah masuk kab. Bandung.
Pagi2 mumpung gak ada kerjaan, gue sempetin aja buat jepret2 di gedebage.
Sekian.
Mungkin sampe sini dulu kali ya, karena gue udah bingung banget buat nulis kata2 lainnya.
Met malem & selamat istirahat.
Seneng rasanya gue bisa comeback lagi..........................
Kali ini gue bakal kasih pengalaman paling mengesankan dalam hidup gue.................
Itu adalah gambar selfie gue di stasiun Gedebage, Seneng bgt gue bisa selfie sama CC203 95 03, beberapa kali sempet gue liat langsiran gerbong kontainer, lokomotifnya bolak-balik kesana kemari.
Pagi ini gue sarapan di rel sambil nunggu kereta lewat buat gue rekam videonya, ini bener2 jadi pengalaman paling mengesankan bagi gue, karena biasanya gue nggak diijinin buat jalan2 jauh sampe ke Perbatasan kota, mengingat gedebage itu ujungnya kota Bandung, kalo ke timur udah masuk kab. Bandung.
Pagi2 mumpung gak ada kerjaan, gue sempetin aja buat jepret2 di gedebage.
Sekian.
Mungkin sampe sini dulu kali ya, karena gue udah bingung banget buat nulis kata2 lainnya.
Met malem & selamat istirahat.
Senin, 20 Oktober 2014
Daftar KA-KA yang ada di DAOP I JAKK
Selamat sore semua, di hari ini saya akan memberikan informasi daftar kereta api yang ada di DAOP I JAKK
Selamat membaca........................................
Berikut adalah daftar KA-KA yang ada di DAOP I JAKK:
1. KA Argo Bromo Anggrek tujuan Jakarta Gambir-Surabaya Pasar Turi. Sedikit informasi mengenai KA ini, katanya sih KA ini yang tercepat di Indonesia, kecepatannya berkisar antara 70-120 km/h.
2. KA Argo Muria dan Argo Sindoro tujuan Jakarta Gambir-Semarang Tawang.
3. KA Argo Dwipangga dan Argo Lawu tujuan Jakarta Gambir-Solo Balapan,
4. KA Argo Parahyangan tujuan Jakarta Gambir-Bandung Hall. KA ini merupakan satu-satunya KA kelas Argo yang mengisi kelas Bisnis dalam perjalanannya, dulu KA ini bernama Argo Gede dan Parahyangan, namun pada tahun 2010 KA Parahyangan dihentikan dari pengoperasiannya, sehingga timbulnya kekecewaan dari masyarakat, akhirnya Argo Gede dan Parahyangan digabung menjadi Argo Parahyangan, dulu KA Argo Parahyangan selalu full membawa kelas Bisnis diperjalanannya, namun pada tahun 2012 K2-nya dihilangkan, dan hanya ada 2 Perjalanan yang membawa gerbong Bisnis yang memakai rangkaian idle KA Harina, dan sisanya perjalanan KA ini full Eksekutif.
5. KA New Argo Jati tujuan Jakarta Gambir-Cirebon. Rutenya pendek dan cepat. Juga memakai rangkaian idle Gajayana, Bima, dll.
6. KA Cirebon Express tujuan Jakarta Gambir-Cirebon. Tadinya sampai Tegal, namun sekarang sudah ada KA Tegal Bahari.
7. KA Gajayana tujuan Gambir-Malang. Salah satu KA yang memakai rangkaian retrofit seperti pesawat.
8. KA Bima tujuan Gambir-Surabaya Gubeng-Malang. Tadinya hanya sampai Surabaya, namun sekarang diperpanjang rutenya sebagai alternatif rute Jakarta-Malang selain Gajayana.
9. KA Sembrani tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi. Tadinya KA ini bernama Mutiara Utara.
10. KA Tegal Bahari tujuan Gambir-Tegal. Pengganti Cirebon Express.
11. KA Taksaka tujuan Gambir-Yogyakarta. Ada perjalanan Pagi dan Malamnya loh.
12. KA Purwojaya tujuan Gambir-Cilacap. Satu-satunya KA yang menuju Cilacap.
13. KA Bangunkarta tujuan Gambir-Surabaya Gubeng via Semarang. Tadinya berangkat dari Pasar Senen, dan hanya sampai Jombang.
14. KA Fajar/Senja Utama Yogya tujuan Pasar Senen-Yogyakarta.
15. KA Senja Utama Solo tujuan Pasar Senen-Solo Balapan.
16. KA Menoreh tujuan Pasar Senen-Semarang Tawang.
17. KA Tawang Jaya tujuan Pasar Senen-Semarang Poncol.
18. KA Gajah Wong/Bogowonto/Progo tujuan Pasar Senen-Lempuyangan.
19. KA Matarmaja dan KA Majapahit tujuan Pasar Senen-Malang via Semarang.
20. KA Tegal Arum tujuan Jakarta Kota-Pasar Senen.
21. KA Kertajaya tujuan Tanjung Priok-Surabaya Pasar Turi.
22. KA GBMS tujuan Jakarta Kota-Surabaya Gubeng.
23. Bengawan tujuan Tanjung Priok-Purwosari.
24. KA Brantas tujuan Tanjung Priok-Kediri via Semarang.
25. KA Jayabaya tujuan Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi-Malang.
26. KA Kutojaya Utara a.k.a. Kutut tujuan Pasar Senen-Kutoarjo.
27. KA Sawunggalih tujuan Pasar Senen-Kutoarjo.
28. KA Serayu tujuan Jakarta Kota-Purwokerto via Bandung.
29. KA Lokal Purwakarta/Odong-odong/Patas Purwakarta tujuan Jakarta Kota/Tanjung Priok/Pasar Senen-Purwakarta atau hanya sampai Cikampek.
30. KA Banten Express dan KA Kalimaya tujuan Angke-Merak
31. KA Rangkas Jaya tujuan Angke-Rangkasbitung.
32. KRL COMMUTER LINE tujuan Bogor, Serpong, Maja, Tangerang, Bekasi(Cikarang), Tanjung Priok, Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Jalur layang Manggarai-Jakarta Kota.
33. KA Pangrango tujuan Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Cianjur sebagai KA Siliwangi.
34. KA Gumarang tujuan Jakarta Kota-Surabaya Pasar Turi
Untuk KA Lebarannya kita lihat yang satu ini......
Berikut adalah Daftar KA Lebaran yang dilayani DAOP I JAKK:
1. Gumarang Eksekutif Lebaran
2. Purwojaya Eksekutif Lebaran.
3. Matarmaja Lebaran.
4. Kutut Lebaran.
5. Argo Lawu Lebaran.
6. Gajayana Lebaran.
7. Menoreh Lebaran.
8. Kertajaya Lebaran.
9. Mantab.
10. Tawang Jaya Lebaran.
11. Jaka Tingkir.
12. Tegal Express.
13. Sawunggalih Lebaran.
14. KRDE Kaligangsa Express.
Untuk daftar KA yang sudah non-aktif kita lihat yang dibawah ini:
Berikut adalah daftar KA yang non-aktif di DAOP I JAKK:
1. Bangunkarta Eksis
2. Parahyangan dan Argo Gede
3. Argo Jati
4. Merak Jaya
5. Mutiara Utara
6. Priangan Express (Jakarta-Banjar)
7. Argo Bromo
8. Gaya Baru Malam Utara (kini menjadi Kertajaya)
9. Fajar/Senja Utama Semarang
10. Gunung Jati Express
11. Jayabaya Selatan.
12. Limex Gaja Baru.
13. Kamandanu.
14. Bumi Geulis.
15. Empu Jaya.
16. Citrajaya/Cipuja (kini menjadi Serayu)
17. Senja Kediri/Senja Malang/Senja Singosari (kini menjadi Majapahit)
18. Solo Jaya.
19. Suryajaya.
20. Tawang Mas.
21. Tirtonadi.
22. Tanahabang-Nambo (menjadi KRL Jakarta-Depok-Nambo)
sekian, mungkin segitu saja infomasi yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat, mohon maaf kalau ada kekurangan dalam tulisan saya.
Selamat malam, dan maju terus untuk Perkeretaapian Indonesia.
Selamat membaca........................................
Berikut adalah daftar KA-KA yang ada di DAOP I JAKK:
1. KA Argo Bromo Anggrek tujuan Jakarta Gambir-Surabaya Pasar Turi. Sedikit informasi mengenai KA ini, katanya sih KA ini yang tercepat di Indonesia, kecepatannya berkisar antara 70-120 km/h.
2. KA Argo Muria dan Argo Sindoro tujuan Jakarta Gambir-Semarang Tawang.
3. KA Argo Dwipangga dan Argo Lawu tujuan Jakarta Gambir-Solo Balapan,
4. KA Argo Parahyangan tujuan Jakarta Gambir-Bandung Hall. KA ini merupakan satu-satunya KA kelas Argo yang mengisi kelas Bisnis dalam perjalanannya, dulu KA ini bernama Argo Gede dan Parahyangan, namun pada tahun 2010 KA Parahyangan dihentikan dari pengoperasiannya, sehingga timbulnya kekecewaan dari masyarakat, akhirnya Argo Gede dan Parahyangan digabung menjadi Argo Parahyangan, dulu KA Argo Parahyangan selalu full membawa kelas Bisnis diperjalanannya, namun pada tahun 2012 K2-nya dihilangkan, dan hanya ada 2 Perjalanan yang membawa gerbong Bisnis yang memakai rangkaian idle KA Harina, dan sisanya perjalanan KA ini full Eksekutif.
5. KA New Argo Jati tujuan Jakarta Gambir-Cirebon. Rutenya pendek dan cepat. Juga memakai rangkaian idle Gajayana, Bima, dll.
6. KA Cirebon Express tujuan Jakarta Gambir-Cirebon. Tadinya sampai Tegal, namun sekarang sudah ada KA Tegal Bahari.
7. KA Gajayana tujuan Gambir-Malang. Salah satu KA yang memakai rangkaian retrofit seperti pesawat.
8. KA Bima tujuan Gambir-Surabaya Gubeng-Malang. Tadinya hanya sampai Surabaya, namun sekarang diperpanjang rutenya sebagai alternatif rute Jakarta-Malang selain Gajayana.
9. KA Sembrani tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi. Tadinya KA ini bernama Mutiara Utara.
10. KA Tegal Bahari tujuan Gambir-Tegal. Pengganti Cirebon Express.
11. KA Taksaka tujuan Gambir-Yogyakarta. Ada perjalanan Pagi dan Malamnya loh.
12. KA Purwojaya tujuan Gambir-Cilacap. Satu-satunya KA yang menuju Cilacap.
13. KA Bangunkarta tujuan Gambir-Surabaya Gubeng via Semarang. Tadinya berangkat dari Pasar Senen, dan hanya sampai Jombang.
14. KA Fajar/Senja Utama Yogya tujuan Pasar Senen-Yogyakarta.
15. KA Senja Utama Solo tujuan Pasar Senen-Solo Balapan.
16. KA Menoreh tujuan Pasar Senen-Semarang Tawang.
17. KA Tawang Jaya tujuan Pasar Senen-Semarang Poncol.
18. KA Gajah Wong/Bogowonto/Progo tujuan Pasar Senen-Lempuyangan.
19. KA Matarmaja dan KA Majapahit tujuan Pasar Senen-Malang via Semarang.
20. KA Tegal Arum tujuan Jakarta Kota-Pasar Senen.
21. KA Kertajaya tujuan Tanjung Priok-Surabaya Pasar Turi.
22. KA GBMS tujuan Jakarta Kota-Surabaya Gubeng.
23. Bengawan tujuan Tanjung Priok-Purwosari.
24. KA Brantas tujuan Tanjung Priok-Kediri via Semarang.
25. KA Jayabaya tujuan Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi-Malang.
26. KA Kutojaya Utara a.k.a. Kutut tujuan Pasar Senen-Kutoarjo.
27. KA Sawunggalih tujuan Pasar Senen-Kutoarjo.
28. KA Serayu tujuan Jakarta Kota-Purwokerto via Bandung.
29. KA Lokal Purwakarta/Odong-odong/Patas Purwakarta tujuan Jakarta Kota/Tanjung Priok/Pasar Senen-Purwakarta atau hanya sampai Cikampek.
30. KA Banten Express dan KA Kalimaya tujuan Angke-Merak
31. KA Rangkas Jaya tujuan Angke-Rangkasbitung.
32. KRL COMMUTER LINE tujuan Bogor, Serpong, Maja, Tangerang, Bekasi(Cikarang), Tanjung Priok, Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Jalur layang Manggarai-Jakarta Kota.
33. KA Pangrango tujuan Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Cianjur sebagai KA Siliwangi.
34. KA Gumarang tujuan Jakarta Kota-Surabaya Pasar Turi
Untuk KA Lebarannya kita lihat yang satu ini......
Berikut adalah Daftar KA Lebaran yang dilayani DAOP I JAKK:
1. Gumarang Eksekutif Lebaran
2. Purwojaya Eksekutif Lebaran.
3. Matarmaja Lebaran.
4. Kutut Lebaran.
5. Argo Lawu Lebaran.
6. Gajayana Lebaran.
7. Menoreh Lebaran.
8. Kertajaya Lebaran.
9. Mantab.
10. Tawang Jaya Lebaran.
11. Jaka Tingkir.
12. Tegal Express.
13. Sawunggalih Lebaran.
14. KRDE Kaligangsa Express.
Untuk daftar KA yang sudah non-aktif kita lihat yang dibawah ini:
Berikut adalah daftar KA yang non-aktif di DAOP I JAKK:
1. Bangunkarta Eksis
2. Parahyangan dan Argo Gede
3. Argo Jati
4. Merak Jaya
5. Mutiara Utara
6. Priangan Express (Jakarta-Banjar)
7. Argo Bromo
8. Gaya Baru Malam Utara (kini menjadi Kertajaya)
9. Fajar/Senja Utama Semarang
10. Gunung Jati Express
11. Jayabaya Selatan.
12. Limex Gaja Baru.
13. Kamandanu.
14. Bumi Geulis.
15. Empu Jaya.
16. Citrajaya/Cipuja (kini menjadi Serayu)
17. Senja Kediri/Senja Malang/Senja Singosari (kini menjadi Majapahit)
18. Solo Jaya.
19. Suryajaya.
20. Tawang Mas.
21. Tirtonadi.
22. Tanahabang-Nambo (menjadi KRL Jakarta-Depok-Nambo)
sekian, mungkin segitu saja infomasi yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat, mohon maaf kalau ada kekurangan dalam tulisan saya.
Selamat malam, dan maju terus untuk Perkeretaapian Indonesia.
Kamis, 16 Oktober 2014
KEINGINAN YANG BELUM TERSAMPAIKAN
Seumur hidup, gw belum tahu interiornya argo bromo anggrek, pengennya tuh gw bisa jalan2 pake argo bromo anggrek, kapan ya bisa kesampean naik kereta api tercepat di indonesia ini....................................................
Sabtu, 03 Mei 2014
TENTANG PENGENDARA YANG SUKA MENEROBOS PERLINTASAN KA
Aku sebel deh sama pengendara yg bandel, udh dikasih tau masih aja melanggar aturan, kasian kan sama penjaga perlintasannya, setiap pengendara yg tertabrak pasti si penjaga bakal diinterogasi sama polisi, aku berharap para pengendara dapat sadar dan terus melanggar, karena keselamatan itu no. 1.
Langganan:
Komentar (Atom)



